Mengapa Menjadi Pemimpin Yang Baik Itu Susah?

Mengapa Menjadi Pemimpin Yang Baik Itu Susah?

Mengapa Menjadi Pemimpin Yang Baik Itu Susah?

Mengapa Menjadi Pemimpin Yang Baik Itu Susah? Kehidupan tidak terluput dari sebuah kelompok atau Organisasi. Kelompok di ciptakan untuk membuat setiap individu yang berbeda-beda menjadi satu kesatuan dengan tujuan yang sama. Kelompok dan Organisasi ini tentunya memiliki visi dan misi tersendiri.

Untuk membuat perjalan organisasi tersebut baik dan dapat mewujudkan semua visi dan misi yang telah disusun rapi, langkah baik untuk dilakukan adalah dengan memiliki pemimpin.Tidak hanya sekedar pemimpin saja, tetapi pemimpin yang baik.

Seperti apakah pemimpin yang baik itu?

Pemimpin yang baik adalah ketika mengambil keputusan ia mendengarkan pendapat dari anggotanya terlebih dahulu. Pemimpin yang baik adalah berbicara tegas tanpa harus marah-marah.

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memiliki jiwa empati dan kepedulian terhadap lingkungan.


Itu menurut saya.

Lalu bagaimana caranya menjadi pemimpin yang baik itu? Artikel ini tidak membahas hal tersebut. Tetapi melalui artikel ini saya akan menekankan bahwa Menjadi Pemimpin yang Baik itu SUSAH.


Mengapa demikian?

Pemimpin ditunjuk untuk mampu mengkoordinir seluruh anggota dan mengatur arah langkah sebuah tim.

Susahnya dimana?

Munkin hal tersebut terdengar sepeleh. Akan tetapi perlu anda ketahui, ketika ada orang yang memilih anda untuk menjadi seorang pemimpin maka anda memiliki satu tanggungan. Mereka memilih anda karena mereka percaya, gitu toh? Artinya untuk menjadi pemimpin yang baik hal tersebut sangatlah sulit untuk dilakukan.

Kita hanyalah manusia biasa, sehingga terkadang kita suka melakukan kesalahan yang tidak disengaja. Kesalahan yang tidak disengaja ini justru menjadi celah bagi orang lain untuk menganggap kita kalau kita ini tidak layak untuk menjadi seorang pemimpin.

Karena Sifat manusia itu cenderung suka menilai seseorang dari 1 kesalahan saja, dan lupa dengan 1000 perbaikan yang telah kita lakukan. Benar?


Terlepas dari itu, salah satu faktor mengapa saya sampaikan bahwa menjadi pemimpin yang baik itu susah karena tekanan. Tekanan yang saya maksud disini yaitu tuntutan dari dua arah yang berbeda namun sama-sama harus kita penuhi.

Saya ambil contoh.

Jika anda adalaha seorang Ketua BEM di sebuah universitas, kemudian ketika suatu ketika, akan ada sebuah pertemuan ketua BEM dari Setiap Universitas yang ada di jawa. Jika anda tidak datang maka Universitas anda namanya akan malu. Di arah lain anda memiliki sebuah ulangan. Di mana jika anda tidak mengikutinya maka anda tidak akan lulus ditahun ini.

Mana Yang anda pilih? Bingung bukan?

Ya tentu saja bingung, disisi yang satu anda tidak boleh memalu-malukan nama perguruan tinggi anda. Disisi yang lainnya lagi kamu dituntut untuk lulus di tahun ini agar orang tua kamu tidak kecewa.

Menjadi Pemimpin yang Baik Itu Susah

Sumber Gambar : Dok. Pribadi


Nah ibarat kata 

Maju Kena, Mundur Kena.

Jika sudah begini, apa yang anda pilih? Kedua jawaban tersebut tidak memiliki jawaban yang benar pasti. Artinya setiap jawaban memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing.

Disaat-saat seperti inilah anggota dan tim anda datang membantu. Mungkin membantu ide,membantu menggantikan diri untuk mengikuti pertemuan ketua BEM, dan membantu dalam bentuk yang lainnya.



Jadi kesimpulannya…

Menjadi Pemimpin yang baik itu susah. Bisa dikatakan kata-kata yang menyatakan bahwa menjadi pemimpin yang baik itu mudah sangatlah jauh dari angka 100. Didalam memimpin anggota ingatlah selalu bahwa setiap anggota kita itu memiliki sifat dan perwatakan yang berbeda-beda. Karena itu kita juga harus bersikap yang berbeda kepada mereka.

Selalu Ingat bahwa Organisasi Itu TIM bukan tempat berkumpulnya satu Individu untuk mendapatkan kemenangan Individu.


Sekian Untuk Artikel Mengapa Menjadi Pemimpin Yang Baik Itu SUSAH?

Written by
Tri Bintang Utama
Join the discussion

five × two =

2 comments
  • Diwakilkan aja, kan ada wakil ketua bem dong, selama bisa mendelegasikan ke orang yang tepat menurutku tidak apa2, atau minta izin ke dosen untuk ulangan susulan.

    Menjadi pemimpin memang susah, ada satu orang saja pengikut yang merasa tersakiti itu akan menjadi pengganjal pahala juga sih menurutku

Tri Bintang Utama

Founder of Islamiah.id
Founder of Bingungonline.com

Pinterest Profile