Mengapa cita-cita terus berubah? Ketika TK aku bercita-cita ingin menjadi seorang Polisi, naik kelas 1 SD cita-cita aku berubah menjadi seorang pemain sepak bola, beranjak ketika kelas 4 SD cita-cita aku kembali berubah menjadi seorang tentara, hingga di kelas 6 SD aku bercita-cita menjadi seorang Presiden.

Namun Cita-cita ku tersebut tidak bertahan lama, cita-cita ku terus berubah-ubah. Ketika beranjak SMP aku bercita-cita menjadi seorang pelatih sepak bola.

Hingga pada akhirnya ketika di SMA aku bercita-cita menjadi seorang anggot BIN atau Spionase (mata-mata).


Pertanyaannya, Mengapa cita-cita ku terus berubah-ubah?

Karena rasa penasaran, aku pun bertanya dengan orang-orang yang ada lingkungan aku, mulai dari orang tua, keluarga, teman, kerabat, dan lainnya.

Ternyata hal ini juga dialami oleh mereka.

Mereka juga mengalami perubahan cita-cita dari waktu ke waktu.

Mengapa Cita-cita terus berubah?



Hal Ini di karenakan Faktor Adaptasi dan Pengaruh Lingkungan.

Oke aku perjelas.

Jadi ketika masa-masa TK atau PAUD pemikiran kita belum lah tertata dengan rapi, didukung dengan faktor lingkungan yang masih dipenuhi dengan mainan.

Sehingga kebanyakan dari kita ketika TK ingin bercita-cita menjadi seorang polisi,tentara,dan berbagai macam lainnya yang terinspirasi dari Super Hero Kesukaan Kita.

Pemikiran untuk menjadi seorang superhero semacam itu tentunya difaktori oleh beberapa tayangan televisi yang menayangkan super hero-super hero dengan senjata mereka masing-masing

Beranjak di masa-masa SD dimana Hobi dan minat kita terhadap suatu hal mulai muncul sehingga kebanyakan dari kita ketika masa-masa SD memiliki cita-cita menjadi pemain sepak bola, atlet, dokter,guru, dan lain sebagiannya.

Atau lebih jelasnya cita-cita kita ketika SD lebih menjurus terhadap apa yang sering kita mainkan. Main Sepak bola, main dokter-dokteran, main guru-guruan, dan lain sebagiannya.

SMP, masa-masa tingkat keegoisan dan kegengsian kita meningkat. Sehingga kebanyakan dari kita menginkan menjadi sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya.


Masa-masa yang katanya tidak akan pernah terlupakan,SMA. Guru ku pernah berkata bahwa ketika SMA kita selalu ingin menunjukan jati diri, dan ingin selalu merasa benar. 

Sehingga ketika SMA cenderung kita sudah memiliki pemikiran yang luas dan panjang, semua strategi telah dipikirkan secara matang.

Apakah berubah-ubah cita-cita itu tidak Baik?

Justru Sangat Baik, mengapa begitu?

Secara tidak langsung karena adanya perubahan kita menjadi memikirkan resiko dan penyebab dari cita-cita kita sebelumnya sehingga kita bisa memilih untuk menjadi yang lebih baik.



Jadi Kesimpulannya…


Penyebab Cita-cita terus berubah karena pengaruh adaptasi dan lingkungan, terlepas dari itu dengan bertambahnya umur tentunya kita memiliki pola pikir yang terus berkembang.

Sekian untuk Artikel Mengapa Cita-cita Terus Berubah