Search
Jangan Malas

Jangan Malas

Saya tak ada meja khusus untuk menulis dan berfikir, lagi-lagi tempat favorit saya untuk menulis ya duduk di depan kost, bukan hanya menulis, untuk melamun sekalipun disini tempatnya, dan yang pasti sambil minum kopi memandangi orang lalu lalang, sedikit alay, tapi tak apa saya akan mencari tempat senyaman mungkin, sejujurnya saya bukan pecandu kopi, hanya saja saya suka jika saya tak tidur sampai pagi.

Kata teman saya waktu malam waktu yang bagus untuk berfikir, membuat karya, menulis, dan masih banyak lagi, kurangi jatah tidur untuk berfikir dan melakukan sesuatu,  dan yang paling penting dunia sudah terlalu banyak di huni orang malas, untuk itu jangan malas dunia membutuhkan fikiranmu, walaupun saat menulis ini sekalipun saya sedang malas-malasnya.Pertanyaan sederhana dari teman saya yang paling saya suka.

“jam berapa alam mulai memproduksi embun?”

haha sederhana bukan? Tapi tak akan mungkin bisa kita jawab jika kita bangun saat embun telah menghilang, coba tarik kesimpulan dari pertanyaan di atas.


Pernah juga ga sih kalian berada di fase “mau malas sekalipun malas”Haha aneh sekali saya sering, padahal banyak yang harus di kerjakan, hal tersebut biasanya terjadi karna kita kurang memanjakan diri kita sendiri, terlalu memaksakan keadaan sehingga bukannya semangat malah timbul rasa malas, cobalah kasih waktu untuk tubuhmu istirahat, makan makanan yang kau suka, melakukam kegiatan yang bisa membuat moodmu bertambah, dan yang paling penting jangan lupa sholat dan berdoa agar di jauhkan dari sifat malas, sehingga kita bisa semangat untuk mengerjakan sesuatu tersebut.


Dan tak kalah penting, malas itu sebuah pilihan, karna kita manusia yang tak pernah lepas dari sebuah pilihan termasuk malas sekalipun, kita bisa memilih untuk malas atau tidak, untuk baik atau tidak, untuk cerdas atau tidak, untuk belajar atau tidak, untuk mengerjakan sesuatu atau tidak, terlepas dari pilihan lagi-lagi saya ingin mengingatkan”dunia sudah terlalu banyak di huni orang malas” maka jadilah orang yang sedikit itu.

Di manapun kita berada, di lingkungan yang baik atau buruk, di kelilingi orang yang produktif atau tidak sekalipun, malas itu sebuah pilihan, jadi ga tergantung sama lingkungan di sekitar dan orang-orang di sekeliling kita.

Tulisan ini akan menjadi pengingat buat saya pribadi, akan saya baca lagi jika saya sudah mulai malas melakukan sesuatu, pertanyaanya apakah saya akan membaca tulisan ini saat saya sedang malas? Haha lagi-lagi itu sebuah pilihan, setidaknya saya ingat untuk menjadi malas itu mudah saja, namun jadilah sedikit lebih keren untuk tidak menghabiskan waktu bermalas-malasan.

Ditulis oleh : Efry Wahyuni

Total
0
Shares
Join the discussion

20 + seven =

Terima Kasih.

Founder of Islamiah.id

Founder of Bingungonline.com

Sedang menggarap naskah yang berkisahkan pembunuh berantai.

Besok, kita cerita lagi.