Search
Cerita di kala Senja

Cerita di kala Senja

Cerita di kala Senja

Senja pada saat itu kejam yaโ€ฆ

Pengakuan yang selayaknya tidak aku ungkapkan.

Tetapi mau bagaimana lagi? Toh, dia sudah berlebihan. Telah membuat selimut terlalu cepat menempel di badan, telah membuat aku tidak bisa menjadi pendengar pertama kokokan ayam, telah membuat aku dan kopi absen menyapa rembulan.

Mengapa aku terlalu berlebihan membenci senja seolah aku ingin terus mengutuknya?

Senja saat itu memisahkan aku dengan salah satu teman terbaikku. Teman yang selalu membuat aku merasa bebas menikmati dunia. Saking kami dekatnya, aku bisa tahu ketika ia panas dan menggerutu untuk segera ditidurkan.

review lenovo ideapad 320

Ya laptop yang dulunya menjadi kesayanganku rusak pada saat senja berdialok bersama penciptanya di hari itu.

Memang itu adalah salahku, akan tetapi mengapa harus ketika senja. Harus terjadi diwaktu yang paling aku suka.

“Emang rusak apaan sih?..”

Aku memaksa laptop lamaku melakukan dualboot agar aku bisa menginstall Ubuntu tanpa harus menghapus Windows. Akan tetapi permasalahannya adalah laptop lamaku tersebut tidak support bios legacy. Dan singkat cerita, sistem operasi windows yang melekat di laptopku terhapus serta semua datanya hilang tanpa memberikan pesan.

Meski setelah melewati dua malam tanpa kopi aku bisa memperbaiki laptopku tersebut dengan menginstall kembali windows 10 akan tetapi aku tetap sedih.

Ya gimana gak sedihlah, semua file dan data-dataku hilang menciptakan kenangan yang buram.

Tetapi…

Semua kesedihan itu perlahan menghilang. Senja seolah tak ingin kami terus menjaga jarak. Kudapati sebuah box hitam ada dikamarku ketika aku baru saja pulang dari mengutuk senja. Maksudku pulang dari sekolah.

Apakah itu sebuah robot, apakah isinya Maudy Ayunda? Atau bisa saja sebuah gadget

Rasanya tak sabar aku melihat apa isi dari box itu. Dan ketika aku buka ternyata isinya adalah Laptop.

Lebih tepatnya Laptop Lenovo Ideapad 320 14 AST

Karena merasa heran mengapa bisa ada laptop baru di kamarku, aku pun segera menuju dapur untuk bertanya kepada mama ku.

review lenovo ideapad 320

“ma itu laptop siapo?” (Ma itu laptop siapa?)

“jangan cak-cak betanyo, cium apo mama kau ni.” (Jangan pura-pura bertanya deh, cium kek mama kamu ini)

“itu laptop untuk aku apo ma?” (Itu laptop untuk aku ya ma?)

“neh uji wong jangan cak-cak betanyo” (Kan mama udah bilang jangan pura-pura bertanya)

Dengan merasa sangat bahagia, aku langsung mencium dan berterima kasih kepada mama ku.

“ngomong-ngomong tumben mama baek nian, dapat duet dari mano?” (ngomong-ngomong tumben mama baik banget, dapat uang dari mana)

“Oi itu tu duit tabungan kau, jingok nah tabungan kau lah pecah cak itu.” (itu uang tabungan kamu, liat tu tabungan kamu udah pecah)

“yyaaa, cak-cak baek tadi ruponyo duet aku tulah.” (Yah, pura-pura baik tadi ternyata memakai uang aku)

Meskipun itu menggunakan uangku akan tetapi aku tidak merasa jengkel, karena sentuhan dan tatapan pertama ku terhadap laptop ini langsung membuat ku jatuh cinta.

Mengapa?

review lenovo ideapad 320
review lenovo ideapad 320

Dari dulu aku selalu menginginkan sebuah laptop yang tipis dan ringan. Tujuannya adalah untuk mempermudahku membawanya kemana saja, mudah digenggam, serta tidak menyusahkan. Dan Laptop Lenovo Ideapad 14 AST berhasil memenuhi mimpi ku itu.

review lenovo ideapad 320
review lenovo ideapad 320

Sebagai orang yang sok-sokan suka nulis, keyboard dan touchpad tentunya menjadi hal yang harus di perhatikan. Di Laptop Lenovo Ideapad 320 14AST ini keyboardnya sangat nyaman dan touchpadnya juga enak digerakan.

Bahkan ketika artikel ini ditulis, aku tidak pernah merasakan ada hambatan dari keyboard dan touchpadnya.

Nice lenovo, nice.

review lenovo ideapad 320
review lenovo ideapad 320

Masih dalam kondisi belum dihidupkan, untuk harga yang cukup murah Laptop Lenovo yang satu ini berhasil membuat ku berdecap kagum. Pasalnya sambungan yang ada di Laptop ini sudah cukup komplit.

Mulai dari USB 3.0 yang tersedia dua port, USB-Type C, dan masih banyak lagi.

Untuk aku pribadi sebagai orang yang lebih produktif hidup bersama laptop dari pada HP, Laptop yang satu ini berhasil membuat ku nyaman dengan sambungannya yang komplit tersebut.

Akan tetapi, laptop ini tidak bisa langsung kita sambungkan ke proyektor. Jadi buat kamu yang sering presentasi dengan menggunakan proyektor kamu harus membeli Kabel HDMI dulu.

…”Tapi belinya dimana?”

Buat kamu yang ngga tau mau beli kabel HDMI di mana, kamu bisa beli BukaLapak dengan menggunakan link di bawah ini.

Nah selain dari HDMI yang lainnya sudah ada kok. Seperti port DVD.

Buat kamu yang suka beli kaset film korea sekarang gak perlu repot-repot lagi deh, tinggal buka laptop, masukan cdnya, dan tonton.

Setelah menilai bagian fisiknya, saatnya kita menghidupkan laptop ini.

Ketika laptop ku hidupkan ada beberapa hal yang membuat
aku tambah suka dan ada juga yang buat aku sedikit kecewa.

Yuk kita bedah bareng-bareng

review lenovo ideapad 320
review lenovo ideapad 320

Lagi-lagi sebagai orang yang sok-sokan suka nulis, Layar tentunya juga menjadi pendukung. Tidak perlu layar yang mahal, yang penting bisa buat mata nyaman.

Memiliki layar dengan ukuran 14 inch dan resolusi 1366 X 768 sudah membuatku merasa nyaman. Bukan hanya sekedar buat nulis, tapi buat main game dan nonton juga sangat nyaman.

Ada Info Sekilas Nih…

Setelah beberapa waktu kami berkenalan, ternyata laptop yang satu ini juga support resolusi 1600 X 900

review lenovo ideapad 320

Akan tetapi, setelah aku mencobanya ternyata kurang kompatibel untuk dijalankan.

Layar laptop ini juga bisa diflip hingga 180 derajat.

Jadi sangat cocok nih buat kamu yang suka main laptop sambil guling di kasur.

review lenovo ideapad 320

Lagi-lagi laptop ini berhasil mengikatku agar aku tidak menjauh darinya. Spesifikasi semacam itu sudah sangat baik untuk laptop dengan harga yang tergolong murah.

Laptop Gaming? tidak.

Ini Laptop Multitalenta.

Dengan spesifikasi tersebut aku bisa bermain game yang lumayan berat dengan cukup lancar.

Seperti Pes 2017, NBA 2018, Metal Gear Solid V Phantom Pain, Dota 2, CS GO, Mobile Legend di Nox, The Younder Cloud, dan masih banyak lagi.

Nah dari kepada terkesan toxic dan bullshit, aku akan menunjukan tangkapan layar ketika aku bermain game Metal Gear Solid V Phantom Pain.

review lenovo ideapad 320
review lenovo ideapad 320
review lenovo ideapad 320

Akujuga sempat mengambil tangkapan layar game The Younder Cloud

review lenovo ideapad 320

Settingan buat Pes 2017 gak buruk-buruk banget lo…

review lenovo ideapad 320

Yuk main mobile legend di nox. Kita push rank bareng-bareng.

review lenovo ideapad 320

Game-game di atas memang cukup kompatibel di mainkan di Lenovo Ideapad 320 14AST ini. Aku sudah membuktikan kok.

Selain bermain game, Laptop ini juga sangat ramah digunakan untuk kamu para pengabdi Adobe.

Gak percaya?

Ini adalah daftar produk-produk adobe yang aku gunakan di Laptop ini

review lenovo ideapad 320

Final Step

Ini adalah finalnya. Aku akan mencoba melakukan dualboot di Laptop ini.

Ya agak sedikit takut sih, karena sebelumnya laptop ku sempat rusak dengan melakukan dualboot.

Sebelum melakukan dualboot, Aku mengecek terlebih dahulu apakah laptop ini support Legacy atau tidak.

Dan setelah aku membuka biosnya ternyata Laptop ini support bios Legacy.

Agar aku tidak menyalahkan senja lagi, kali ini aku melakukan dualboot di malam hari.

Setelah aku mendownload iso instalasi Ubuntunya, aku langsung membuat boot instalasinya di flashdisk.

…”Dapetin flashdisk di mana bang?”

Ya banyak kok jualannya

“Tapi banyak yang cepat rusak bang.”

Buat kamu yang mau beli flashdisk berkualitas, keren, dan gak mudah rusak. Aku merekomendasikan kamu beli di BukaLapak. Ya maklumlah buka lapak selalu memberikan barang yang berkualitas dan keren-keren.

Nah setelah selesai membuat bootnya Aku pun langsung membagi partisinya dan langsung melakukan instalasi.

A Few Moments Later

Aku tidak menyangka. Ternyata bisa.

Nice Lenovo, Nice.

Ini adalah tampilan Ubuntu ku

review lenovo ideapad 320

Nah di Ubuntu ini selain buat aku ngurangin main game dan belajar program aku juga mencoba menginstall Blender. Buat nyari tahu apakah rendering di ubuntu dengan laptop ini bagus.

Dan ternyata gak terlalu mengecewakan.

Ini adalah beberapa modeling yang aku buat di blender dan aku render di Laptop ini.

review lenovo ideapad 320
review lenovo ideapad 320
review lenovo ideapad 320

Maaf modeling ku masih berantakan, baru belajar juga. Hehehe.

Selain blender, dualboot ubuntu di laptop ini juga mensupport penggunaan Android Studio, Atom, dan Aplikasi pemrograman lainnya.

Kesimpulan

Jadi laptop yang satu ini bukan sekedar Laptop biasa, akan tetapi ini laptop multitalenta yang tetap membuat dompet tertawa. Desainnya yang simpel dan tipis membuat siapa saja betah melihatnya. Selain itu perpaduan antara Keyboard, Touchpad, dan Layar sangat memanjakan mata, apa lagi buat para penulis.

Spesifikasi dari laptop ini sangat mampu diandalkan, baik untuk bermain game, editing, rendering, bahkan untuk pemrograman.

Dan ingat satu hal lagi, Senja tahu persis kapan selayaknya ia memberikan kita senyuman.

Jika review ku di atas kurang lengkap silahkan membaca review lainnya di Review Gadget dari Buka Review.

Dan buat kamu yang mau beli Laptop Lenovo Ideapad 320 14AST ini kamu bisa mendapatkan potongan harga besar-besaran dengan belanja di BukaLapak.

Yah begitu saja untuk artikel kali ini, jangan lupa ngopi hari ini.

Sekian untuk artikel Cerita di kala Senja

Total
1
Shares
Join the discussion

five × 2 =

19 comments

Please note

This is a widgetized sidebar area and you can place any widget here, as you would with the classic WordPress sidebar.